PINRANG- Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Pinrang dalam dua hari terakhir kembali berdampak pada infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat. Salah satunya adalah jembatan penghubung di Dusun Karajo, Desa Sabbangparu, Kecamatan Lembang, yang mengalami kerusakan akibat luapan air sungai.
Kerusakan jembatan ini mengakibatkan terhambatnya akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos, turun langsung meninjau lokasi jembatan yang rusak.
Bupati Pinrang langsung menginstruksikan kepada perangkat daerah terkait untuk segera mengambil langkah penanganan agar akses masyarakat dapat segera dipulihkan.
Bupati Pinrang menegaskan, bahwa kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, keberadaan jembatan ini sangat vital bagi mobilitas warga, sehingga penanganan cepat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Pinrang.
“Yang terpenting adalah masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan lancar. Infrastruktur seperti ini menyangkut kebutuhan dasar warga, sehingga harus segera ditangani,” ungkap Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid.
Selain itu, Irwan Hamid juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bencana susulan. Kewaspadaan bersama dinilai penting untuk mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.
Dalam peninjauan ini, Irwan Hamid didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, Inspektur Kabupaten Pinrang A. Haswidy Rustam, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Awaluddin Maramat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan A. Macca, Camat Lembang Mu. Yusuf Nur, serta pihak terkait lainnya.
Langkah ini diharapkan mampu memastikan akses masyarakat kembali normal, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Pemerintah dalam menjawab kebutuhan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem. (*/84R).















