PINRANG- Beredar video diakun Sosial media, terlihat Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Pinrang, Muhadir Muddin, S.STP., MH, turun langsung memberikan imbauan tegas kepada masyarakat.
Hal ini terpantau, saat Seorang warga “Sabir” merekam secara diam diam menggunakan ponsel pintarnya dan membagikan ke akun pribadinya dan terlihat Kadis Perkim LH, menegur warga yang buang sampah sembarangan, khususnya di area saluran air (drainase), di sekitaran jln lingkar (Briptu Suherman) Pinrang.
Video tersebut mendadak menjadi perhatian warganet dan beragam komentar positif membanjiri unggahan tersebut. Banyak netizen memuji gaya kepemimpinan kadis yang baru ini berani turun langsung ke lapangan dan mengedukasi warga.
Dihubungi terpisah pada Selasa 13 Januari 2026, Kadis Perkim LH Muhadir Muddin, S.STP., MH, mengatakan, langkah ini diambil dari informasi masyarakat sekitar guna mencegah terjadinya penyumbatan yang memicu banjir saat musim penghujan serta menjaga estetika dan kesehatan lingkungan di Kabupaten Pinrang.
“Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga saluran air agar tetap berfungsi normal demi kenyamanan seluruh warga.”
Aksi tersebut disebut sebagai pendekatan yang berbeda dari biasanya. Alih-alih memberi sanksi secara keras, Kepala Dinas Lingkungan Hidup justru menegur warga dengan cara yang ramah dan humanis, sambil memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, ungkap Kadis Perkim LH, Muhadir Muddin, S.STP., MH.
Sementara, Sabir (pengunggah Vidio) berharap Sinergitas pemerintah dan masyarakat haruslah selalu terjalin “pemerintah harus sigap mengedukasi masyarakat, atau memberikan sangsi yang membuang sampah sembarangan, seperti saluran irigasi dan got”, sehinggah masyarakat jangan buang sampah sembarangan.
Dari unggahan tersebut menuai banyak apresiasi. Beragam komentar positif membanjiri unggahan itu. Banyak netizen memuji gaya kepemimpinan kadis yang baru ini berani turun langsung ke lapangan.
Warganet berharap pendekatan seperti ini bisa menumbuhkan kesadaran bersama, sehingga masyarakat semakin peduli dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan di sekitarnya. Aksi sederhana namun nyata ini dinilai menjadi contoh baik bahwa perubahan bisa dimulai dari kepemimpinan yang mau hadir langsung di tengah masyarakat. (84R).















