PINRANG, ASPIRASI POST- Akibat hujan terus menerus, puluhan hektar lahan persawahan serta pemukiman warga tergenang banjir di Daerah Desa Mattiro Ade, Kel. Patampanua, Kab. Pinrang pada hari Minggu (12/1).
Saat disambangi dilokasi terdampak banjir, Rustam Sali selaku Kepala Desa Mattiro Ade’ menuturkan, akibat hujan yang turun beberapa hari ini, sekira 150 Hektar sawah yang terendam banjir dari 4 titik, yakni Senga Utara, Sempang Barat dan Senga Selatan dan 20 rumah juga terendam banjir sampai lutut orang dewasa yang dekat dari dari bantaran sungai.

Kami berharap Pemerintah Daerah atau Dinas terkait, harus turun ke lokasi dan melakukan Pengerukan disaluran pembuangan mengarah ke Madallo Kel. Siparappe dan saluran pembuangan menuju ke Desa Sikku Sle, Kec. Cempa.
Saluran Pembuangan, sekarang ini sudah mulai terjadi pendangkalan dan Penyempitan, sehingga kalau musim penghujan seperti saat ini, Desa Mattiro Ade’ selalu jadi langganan banjir tiap tahunnya.
Memang pernah diadakan pengerukan, tapi setahun yang lalu itupun saluran irigasi yang menuju ke Madallo Kel. Siparappe, tapi kalau saluran irigasi yang menuju Desa Sikku Ale, sampai sekarang tidak pernah dilakukan Pengerukan.
Harapan kami selaku Aparat Pemerintah, sekaligus mewakili masyarakat, khususnya Masyarakat Desa Mattiro Ade’, Pengerukan dan pelebaran pembuangan/saluran irigasi harus dilakukan maksimal 3 tahun sekali dan Pemerintah Daerah, khususnya Dinas PSDA, harus turun tangan serta mengambil tindakan langsung. (Akbar).













