PINRANG- Gelaran Adventure Culture Pinrang International Folklore Festival 2025 membawa angin segar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pinrang. Selama rangkaian kegiatan berlangsung, tercatat terjadi peningkatan signifikan pada omset sejumlah pelaku usaha lokal yang ikut meramaikan festival tersebut.
Festival yang menghadirkan delegasi seni dan budaya dari berbagai negara ini menjadi magnet bagi ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah. Antusiasme masyarakat berimbas langsung pada meningkatnya transaksi di stan UMKM yang berjejer di area acara.
Partisipasi UMKM pada event berskala internasional ini merupakan bukti bahwa produk lokal mampu bersaing dan diminati pengunjung. “Kegiatan ini menjadi ruang bagi UMKM memperluas pasar dan memperkenalkan produk mereka secara lebih luas”.
Salah satu pelaku UMKM, Anwar (48), mengaku penjualannya melonjak hingga dua kali lipat dibanding hari biasanya. “Alhamdulillah, festival ini benar-benar membantu kami. Produk kuliner yang kami bawa hampir semuanya habis terjual setiap harinya,” ungkapnya.
Peningkatan pendapatan juga dirasakan pedagang kerajinan tangan, fesyen lokal, hingga pelaku usaha minuman dan makanan, ungkap Rena saat media ini mendatangi Standnya, Senin 24 November 2025.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap momentum ini dapat memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Festival budaya internasional ini pun dinilai menjadi salah satu sarana efektif untuk mempromosikan potensi lokal kepada dunia.
Dengan kesuksesan yang diraih, para pelaku UMKM berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas jaringan usaha mereka. (84R).















