LUTIM, ASPIRASI POST- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dibawah Kepemimpinan Bupati Ir. H. M. Thorig Husler mampu menorehkan penghargaan peningkatan kepangkatan secara signifikan. Itu direalisasikan pada program prioritas (KP1) BKPSDM Luwu Timur. Bagi PNS yang berprestasi mendapat tugas Belajar Strata Dua (S2), dimana Penghargaan diberikan langsung oleh Ka. BKN Kandreg 4 Makassar tahun 2019.
Program ini dicanangkan pada visi misi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur guna meningkatkan kualitas Pendidikan dan Kesehatan di Bumi Batara guru. Bagi guru yang telah mengikuti program tugas belajar tahap satu, tahap dua dan sekaligus bagi guru yang akan melaksanakan tugas belajar tahap tiga. Ucap Kamal Rasyid Kepala BKPSDM kepada media ini diruang kerjanya.
Dikatakannya, setiap tahunnya, perkembangan kualitas pendidikan di Luwu Timur terus membaik dan meningkat secara signifikan. Tercatat pada program prioritas BKPSDM Luwu Timur tugas belajar sejak tahun 2015 Hingga 2019. Pada tahun 2015 sebanyak 1 orang (dokter Spesialis) dengan menggunakan Anggaran APBD, di tahun 2016 berjumlah 4 orang (2 dokter Spesialis) menggunakan anggaran APBD, 1 Tenaga Kesehatan menggunakan Anggaran APBD dan 1 Tenaga Kesehatan menggunakan Anggaran APBN pihak ke-3.
Pada tahun 2017 naik signifikan berjumlah 26 orang, dimana 15 guru SD dan SMP menggunakan Anggaran APBD, 1 dokter Spesialis menggunakan Anggaran APBD dan 2 dokter Spesialis menggunakan Anggaran APBN pihak ke-3, 1 Teknis menggunakan Anggaran APBN pihak ke-3, dan 7 Tenaga Kesehatan menggunakan Anggaran APBN pihak ke-3.
Di tahun 2018, juga naik signifikan berjumlah 31 orang, dimana 20 guru SD dan SMP menggunakan Anggaran APBD, 1 dokter Spesialis menggunakan Anggaran APBD, 1 dokter Spesialis menggumakan Anggaran APBN pihak ke-3, 2 Teknis menggunakan Anggaran APBD, 7 Tenaga Kesehatan menggunakan Anggaran APBN pihak ke-3.
Begitupun pada tahun 2019 berjumlah 33 orang, dimana 30 guru SD dan SMP menggunakan Anggaran APBD, 1 dokter Spesialis menggunakan Anggaran APBD, 1 Teknis menggunakan Anggaran APBN pihak ke-3, dan 1 Tenaga Kesehatan menggunakan Anggaran APBN pihak ke -3.
Kegiatan ini sesuai program prioritas yang tertuang dalam visi misi Bupati selama lima tahun. Program ini bertujuan demi meningkatkan kemampuan serta potensi guru untuk membentuk figur Aparatur Pemerintah yang cerdas, terampil, jujur dan bersih serta sadar akan tanggung jawab untuk menjadi tenaga pendidik yang mampu meningkatkan kualitas generasi bangsa, khususnya diunit kerja masing-masing. Tutup Kamal Rasyid. (Adyrman/AP).













