PINRANG, ASPIRASI POST- Pesawat terbang jenis Ultra Light yang dirakit oleh Chaerul (40) yang hanya mengecam bangku pendidikan sampai tingkat SD, adalah warga Kel. Pallameang, Kec. Mattiro Sompe.
Pesawat terbang jenis Ultra Light buatannya itu terbuat dari barang rongsokan seperti, roda gerobak pengangkut pasir, sedangkan sayap yang terbentang diatas Pesawat tersebut, terbuat dari parasut bekas yang biasa dijadikan penutup mobil. Adapun mesinnya, terbuat dari Mesin Motor Kawasaki Ninja RR 150 CC.
Pesawat buatan Chaerul ini dikerjakan sejak dua bulan lalu dan dibantu oleh 2 orang rekannya, sebelumnya Pesawat rakitannya, sudah berapa kali di uji coba, tapi tidak bisa terbang dan inilah uji coba yang ke lima kalinya, selama dua puluh hari.
Dari vidio yang beredar di Sosial Media, uji coba Pesawat Ultra Light rakitan itu berhasil terbang serta mendarat dengan mulus setelah berputar-putar di Udara dan uji coba dilakukan pada Rabu (15/1) di Pantai Ujung Tape Kec. Mattiro Sompe, Kab. Pinrang.
Saat dikonfirmasi melalui via telefon, H. Asdar selaku Lurah Pallameang membenarkan, bahwa memang ada warganya yang merakit Pesawat terbang, jenis Ultra Light dan bahan bakunya, dari barang rongsokan. Bahkan Chaerul, pendidikannya tidak tamat Sekolah Dasar (SD).
Yang pastinya luar biasa, walaupun usaha yang dilakukan beliau tanpa mengenal rasa lelah dan terus berjuang untuk menggapai cita-citanya, beliau merakit Pesawat terbang dan menerbangkan Pesawat buatan sendiri.
Harapkan kami, ini bisa menjadi Inspirasi bagi generasi penerus, khususnya yang ada di Kelurahan kami (Pallameang) dalam rangka meningkatkan jiwa kreatifitasnya serta mengasa dan menggali bakat mereka yang masih terpendam, harapnya. (Akbar).













