PINRANG- Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah seorang warga yang dilaporkan melompat di Bendungan Benteng pada hari Jum’at 12 September 2025, sekitar pukul Pukul 15.37 Wita.
Menurut informasi, korban terlihat pada rekaman pengawas CCTV sekitar Pukul 12:55 Wita, Korban melawati jalur bendungan benteng menggunakan sepeda motor.
Selang beberapa saat, salah satu warga yang menemukan kendaraan korban, Sandal, dan Handpone. Warga juga menemukan bekas kaki terpeleset di besi pintu bendungan nomor 5, adapun Ciri-ciri korban mengenakan baju motif kotak-kotak hitam putih.
Saat dikonfirmasi di tempat kejadian pada Sabtu 13 September 2025, Kalaksa BPBD Pinrang, Dr. Rommy Manule, menjelaskan bahwa, pencarian dilakukan dengan melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, BPBD Pinrang, TNI-Polri, serta dibantu masyarakat. Setelah melakukan penyisiran di berbagai titik lokasi, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di Dusun Lome Desa Massewae, Kec. Patampanua.
“Korban ditemukan sekitar pukul 9:30 WITA dalam keadaan meninggal dunia dan mengapung/tersangkut di dekat pontong (penambang pasir) yang berjarak sekitar ±6 km dari titik awal dilaporkan terjun”.
Tim langsung melakukan evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Penemuan ini menjadi perhatian warga sekitar yang sempat ramai menyaksikan proses evakuasi.
Untuk di ketahui, korban bernama Herianti (32 Tahun) warga Desa Massulowalie Kecamatan Mattirosompe. (84R).















