LUTIM, ASPIRASI POST- Sudah hampir dua bulan terakhir ini, pendistribusian air oleh pihak PDAM Luwu Timur, sangat dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, penyaluran air ke pelanggan kurang lancar, ditambah bulan ini jadwal penyaluran yang tidak menentu. Hal ini tentu sangat meresahkan dan merugikan bagi para pelanggan.
Tak heran jika akhirnya, para pelanggan sangat mengeluhkan kinerja PDAM Luwu Timur, seperti yang dikeluhkan salah seorang warga Kota Malili yang enggan disebut namanya, “Saya heran mengapa air PDAM tidak lancar mengalir, dan samapai saat ini tidak ada informasi dari pihak terkait mengapa air macet”. Ungkapnya kepada wartawan media ini. Minggu, 07/12/2019.
“Pelayanan PDAM Luwu Timur tidak memuaskan, saya sendiri merasakan selama ini penyaluran air yang dilakukan PDAM itu sering tidak lancar, sejak dua bulan terakhir ini, bahkan air tidak mengalir hingga berhari-hari. Sementara, tagihan air yang harus dibayarkan nilainya justru malah semakin besar, tidak seperti tarip normalnya pada bulan 9-10/2019 yang kurang lebih hanya 200 ribu, sedangkan untuk tagihan bulan 11-12/2019 melonjak kurang lebih 400 ribu”. Ucapnya.
Katanya, “saya heran penyaluran air PDAM tidak lancar, namun tagihan per bulan semakin besar. Yang bikin kami kecewa, airnya jarang mengalir tapi tagihanya semakin besar tiap bulannya. Malah jika kita telat bayar, pasti akan kena denda, dan kami pernah mencoba menanyakan ke petugas yang ngontrol tiap bulan, tapi jawabannya cukup tidak tahu. Tegas warga Malili itu. (Adyrman).


















